HIMPUNAN MAHASISIWA ISLAM
(HMI)
CABANG BANYUWANGI
(Islamic Association of University Students Branch Banyuwangi)
Sekretariat: Jl. Airlangga No. 11 Kebalenan-Banyuwangi
Email: hmi_banyuwangi@yahoo.com www.hmibwi.blogspot.com
__________________________________________________________________
Peryataan sikap HMI Cabang Banyuwangi terkait hari ke-100 dari kepemimpinan H. Abdullah Azwar Anas M.Si dan Yusuf Widyatmoko, S. Sos sebagai Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Banyuwangi 2010-2015.
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Mengaca pada sejarah transisi politik dari masa ke masa, bahwa tidak ada barometer yang dijadikan tolak ukur keberhasilan seorang pemimpin yang bisa terlihat dalam kurun waktu 100 hari terhitung sejak awal masa kepemimpinannya. Kalau Menganalisa waktu, boleh dikatakan bahwa Keberhasilan Pemimpin (dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi Periode 2010-2015) dalam melaksanakan amanat selama 100 hari merupakan setitik miniatur Keberhasilan kepemimpinannya dalam waktu Lima (5) tahun mendatang. Namun hal itu belum cukup untuk menjadi dasar sebagai ukuran keberhasilan seorang pemimpin dalam melaksanakan tugas dan amanah Rakyatnya.
Secara geografis Kabupaten Banyuwangi terletak di ujung timur pulau Jawa, memiliki luas total wilayah sekitar 578.250 ha. Wilayah daratannya terdiri atas dataran tinggi berupa pegunungan, yang merupakan daerah penghasil perkebunan, dan dataran rendah dengan berbagai potensi produk hasil pertanian, serta daerah sekitar garis pantai yang membujur dari arah utara ke selatan yang merupakan daerah penghasil berbagai biota laut. Berdasarkan garis koordinatnya, posisi Kabupaten Banyuwangi terletak di antara 7°43’ - 8°46’ LS dan 113°53’ - 114°38’ BT. Dengan batas wilayah Kabupaten Banyuwangi sebagai berikut :
Sebelah Utara : Kabupaten Situbondo
Sebelah Timur : Selat Bali
Sebelah Selatan : Samudera Indonesia
Sebelah Barat : Kabupaten Jember dan Bondowoso
Kabupaten Banyuwangi memiliki panjang garis pantai sekitar 175,8 km serta jumlah pulau-pulau kecil sebanyak 16buah (tujuh diantaranya belum bernama), dengan luas perairan sebesar 175,8 km X 4 mil laut
(175,8 km X 6,4 km = 485,12 km2). Kawasan pesisir dan laut Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah yang sangat strategis karena letaknya yang merupakan sisi penghubung antara wilayah di pulau Jawa dan pulau Bali, wilayah perairannya di bagian utara merupakan bagian dari perairan laut Jawa sementara di bagian timur merupakan bagian dari selat Bali dan di bagian selatan merupakan bagian dari samudera Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam. Seluruh wilayah tersebut telah memberikan manfaat besar bagi kemajuan ekonomi penduduk Kabupaten Banyuwangi. (Sumber : http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.)
Namun realitanya potensi-potensi di atas belum mampu untuk menekan angka kemiskinan, Buta huruf, dan Pengangguran. Bahkan makin maraknya Sumber daya Alam yang terus-menerus dikeruk tanpa mempedulikan nasib kelestarian lingkungan dan Kesejahteraan jangka Panjang.
Melihat Fenomena di atas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banyuwangi Menghimbau Kepada Masyarakat Banyuwangi untuk :
1.Mendesak Pemerintah Daerah untuk segera membahas dan menuntaskan RTRW Kabupaten Banyuwangi yang melibatkan para pemangku kepentingan dengan melibat sertakan masyarakat secara langsung sekaligus menjadikannya sebagai dasar pijakan RPJMD ;
2.Mendesak Pemerintah daerah untuk segera bekerja secara optimal dan tidak bertele-tele dengan tujuan menekan angka kemiskinan, buta huruf, dan pengangguran; dengan membentuk semacam badan dibawah pemerintah sehingga proses, konsep, pelaksanaan dan kebijakan yang dilakukan dapat dievaluasi dan bisa mengukur tingkat keberhasilannya dan hambatannya dengan catatan juga adanya transparansi dan kemudahan public untuk mengakses informasi data tersebut.
3.Menuntut Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera mebersihkan bibit-bibit Korupsi dan praktek-praktek dari mafia hukum terutama dilingkungan internal birokrasi
4.Mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk selektif dalam penggunaan Fasilitas Inventaris Pemerintahan serta melarang Pekerja birokrasi yang memakai Inventaris Pemerintahan untuk Kepentingan Pribadi.
5.Mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas Pendidikan mulai di tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi serta pendidikan informal; demi terealisasinya Mutu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas;
6.Mendesak peningkatan Kualitas kesehatan, pelayanan kesehatan serta kemudahan dalam mengakses pelayanan tersebut;
7.Menuntut Pemerintah daerah agar segera mengeluarkan kebijakan yang memihak Rakyat terkait harga sembako yang melambung tinggi dan sama sekali belum terjangkau oleh masyarakat seperti yang dijanjikan Bupati pada masa kampanye Pilbub 2010;
8.Mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Untuk mencabut izin Eksplorasi Penambangan Emas yang dilakukan oleh PT. Indo Multi Niaga (IMN)di Gunung Tumpang Pitu, Pesanggaran; Karena efek jangka panjang yang ditinggalkan bukan untuk kemaslahatan rakyat, namun hanya untuk memperbesar isi perut para kelompok-kelompok yang berkepentingan saja dan dampak bagi Lingkungan sungguh memprihatinkan;
9.Mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera mentertibkan Lokalisasi-Lokalisasi, Para Pekerja Seks Komersial (PSK), dan Hotel-hotel di lingkungan Kabupaten Banyuwangi untuk meminimalisir Penyebaran virus HIV/AIDS yang dimana sampai detik ini Banyuwangi mendapat ranking ke-3 jumlah penderita HIV/AIDS dan demi terwujudnya Masyarakat Banyuwangi yang lebih bermartabat.
Banyuwangi, 28 Januari 2011
Billlahitaufiq Wal Hidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
PENGURUS
HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI)
CABANG BANYUWANGI 2010-2011
RUDI SILIWORO PUTRO
KETUA UMUM
Home »
» PERNYATAAN SIKAP HMI BWI TERKAIT 100 HARI MASA KEPEMIMPINAN ANAS-YUSUF
Posting Komentar